Kader Posyandu Di Desa Setiap Secara Rutin Membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bergizi Kepada Balita Yang Terdeteksi Stunting
- Nov 13, 2025
- KIM DESA SETIAP
Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan dan penanganan stunting yang bertujuan meningkatkan asupan gizi, status kesehatan anak, dan mendukung tumbuh kembang optimal mereka. Selain PMT, para kader juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola makan sehat dan pentingnya gizi seimbang.
Kegiatan ini sudah Berlangsung Mulai Tanggal 1 Oktober 2025 dan terus hingga tanggal 30 Desember 2025. Kurang lebih 90 Hari
Detail kegiatan
- Tujuan utama: Menangani dan mencegah stunting pada balita dengan memastikan mereka mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.
- Sasaran: Balita yang mengalami gizi kurang atau berisiko stunting, yang biasanya diidentifikasi melalui pemeriksaan di posyandu.
- Bentuk PMT: Makanan lokal yang kaya nutrisi seperti bubur kacang hijau, telur rebus, ikan, ayam, tahu, tempe, dan buah-buahan segar, serta terkadang PMT pabrikan seperti biskuit bernutrisi.
- Pelaksanaan: Pemberian PMT dilakukan secara rutin setiap hari selama 90 hari
- Peran kader posyandu:
- Mengidentifikasi balita berisiko stunting.
- Menyiapkan dan mendistribusikan PMT.
- Memberikan edukasi kepada orang tua tentang pola makan sehat dan gizi seimbang.
- Memantau perkembangan anak.
- Dukungan lintas sektor: Kegiatan ini didukung oleh Dana Desa untuk keberlanjutan program, serta kerja sama dengan Puskesmas.
- Harapan: Diharapkan program ini dapat meningkatkan status gizi balita stunting, membuat mereka tumbuh sehat dan optimal, serta membantu menurunkan angka stunting di desa Setiap Khususnya.