Tanggul Sungai Tirta Kencana Desa Setiap Kembali Diperbaiki, Gunakan Kayu Galam dan Anyaman Paring
- Feb 11, 2026
- KIM DESA SETIAP
DESA SETIAP, 11 Februari 2026 – Upaya penanganan darurat tanggul jebol di Sungai Tirta Kencana, Desa Setiap, terus dikebut. Perbaikan ini dilakukan menyusul jebolnya tanggul akibat tidak mampu menahan debit air yang tinggi, yang mengancam lahan pertanian sekitar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, perbaikan tanggul dilakukan dengan pendekatan teknis tradisional yang dikombinasikan dengan alat berat. Warga bersama petugas teknis menggunakan material kayu galam dan anyaman paring (bambu) sebagai fondasi penahan tanah.
Metode ini dipilih untuk memperkuat struktur tanggul secara cepat di area yang rawan erosi. Kayu galam ditancapkan sebagai pancang, kemudian diperkuat dengan anyaman paring di sisi sungai untuk mencegah tanah longsor kembali ke dalam air.
Setelah kerangka galam dan paring terpasang, alat berat jenis eksavator langsung dioperasikan untuk menimbun material tanggul menggunakan tanah urukan. Alat berat bekerja intensif untuk menimbun tanah di belakang struktur kayu dan anyaman, membentuk dinding tanggul yang lebih kokoh dan tinggi.
Salah satu perwakilan desa menyebutkan bahwa perbaikan darurat ini sangat mendesak. "Alhamdulillah, eksavator sudah turun. Penggunaan galam dan paring sangat membantu memperkuat timbunan tanah agar tidak mudah hanyut lagi oleh arus sungai," ujarnya.
Diharapkan dengan perbaikan darurat ini, tanggul Sungai Tirta Kencana dapat kembali menahan debit air, sehingga kekhawatiran warga terhadap banjir yang merendam permukiman dapat teratasi segera.